Chatbot WhatsApp untuk Restoran: Kirim Foto Menu Otomatis
Jam sebelas siang, chat masuk bertubi-tubi menanyakan menu dan harga. Katalog bergambar membuat pertanyaan itu terjawab sendiri, tepat saat dapur Anda paling sibuk.
Foto menu dikirim lengkap dengan harga dan penanda tersedia atau habis, tanpa kasir membuka galeri.
Usaha makanan punya pola chat yang khas: sepi sepanjang pagi, lalu menumpuk dalam satu jam menjelang makan siang. Pada jam itu juga dapur sedang paling sibuk. Akibatnya pesan dibaca terlambat, pelanggan yang menunggu memilih tempat lain, dan pesanan yang sudah hampir jadi batal karena satu pertanyaan tak terjawab.
Yang ditanyakan pun berulang setiap hari: menu apa saja yang ada, harganya berapa, ada fotonya tidak, hari ini masih ada yang pedas, porsinya untuk berapa orang. Semuanya pertanyaan yang jawabannya sudah Anda tahu, tetapi tetap harus diketik ulang puluhan kali.
Menu sebagai katalog bergambar
Dengan chatbot AI berkatalog, menu didaftarkan sekali seperti buku menu digital. Setiap item berisi foto, nama, kategori, harga, deskripsi, dan status ketersediaan. Setelah itu, ketika pelanggan menyebut satu menu atau meminta daftar menu, kartu menu dikirim langsung ke chat lengkap dengan keterangannya.
Contoh cara mengisinya untuk warung makan:
| Kolom | Contoh isi |
|---|---|
| Nama | Ayam Geprek Sambal Matah |
| Kategori | Ayam |
| Harga | 22000 |
| Deskripsi | Nasi, ayam geprek, sambal matah, lalapan. Level pedas 1 sampai 5. |
| Kata kunci | ayging, geprek matah, ayam matah, geprek pedes |
| Status | Tersedia |
Kolom kata kunci adalah bagian terpenting untuk usaha makanan, karena pelanggan hampir tidak pernah menulis nama menu secara lengkap. Mereka menulis “nasgor”, “kopsus”, “mie ayam biasa”, atau versi salah ejanya. Sebutan itu perlu didaftarkan agar dikenali.
Tiga pertanyaan yang paling sering terjawab sendiri
Dari pola chat usaha kuliner, tiga jenis pertanyaan ini yang paling banyak memakan waktu admin:
- “Menu apa aja kak?” Kalimat seperti ini dibaca sebagai permintaan daftar menu umum. Chatbot mengirim rak teratas Anda, dengan menu yang tersedia diprioritaskan. Karena itu, urutkan menu andalan di posisi paling atas.
- “Ayam geprek berapa?” Pelanggan menyebut menunya, jadi kartu menu yang cocok yang dikirim, lengkap dengan harga.
- “Ada fotonya?” Pertanyaan pendek yang tidak menyebut apa pun. Chatbot melihat menu yang sedang dibicarakan beberapa pesan sebelumnya, lalu mengirim fotonya.
Pertanyaan di luar menu, misalnya jam buka, area pengantaran, atau ketersediaan tempat, dijawab dari informasi bisnis yang Anda isi. Knowledge base juga bisa menjadi jembatan ke katalog: kalau pelanggan bertanya “menu favorit apa?” dan jawabannya menyebut nama satu menu, foto menu itu ikut terkirim.
Menu habis: tandai, jangan dihapus
Ini kesalahan yang paling sering terjadi di usaha makanan. Menu sold out dihapus dari katalog supaya tidak ditawarkan, lalu ditambahkan lagi besok pagi. Selain merepotkan, cara ini membuat chatbot kehilangan kemampuan menjawab.
Yang benar adalah mengubah statusnya menjadi habis. Efeknya:
- Kartu menu tetap bisa dikirim, dengan penanda stok habis yang jelas terlihat pelanggan.
- Chatbot tetap bisa menjawab pertanyaan tentang menu itu dengan jujur, alih-alih diam seolah menu tidak pernah ada.
- Menu yang masih tersedia otomatis diprioritaskan saat pelanggan meminta daftar menu.
Mengubah status jauh lebih cepat daripada menghapus dan mendaftarkan ulang, jadi kasir bisa melakukannya di sela pelayanan.
Pelanggan tidak kecewa karena menu habis. Mereka kecewa karena baru tahu setelah menunggu lama.
Harga paket dan porsi yang sering ditanya
Untuk katering dan pesanan rombongan, harga sering bergantung jumlah porsi. Isi harga dengan nol untuk item semacam ini, dan kartu akan menampilkan “Hubungi kami”. Dengan begitu Anda tidak menyebar satu angka yang belum tentu berlaku, tetapi pelanggan tetap melihat fotonya dan tahu barangnya ada.
Letakkan keterangan porsi di kolom deskripsi, misalnya “Nampan sedang, cukup untuk 8 sampai 10 orang”. Deskripsi ikut terbaca saat pencocokan dan ikut tampil di kartu, sehingga pertanyaan “ini untuk berapa orang?” sering terjawab sebelum sempat ditanyakan.
Kapan chat harus dioper ke orang
Chatbot sebaiknya berhenti di titik yang jelas. Untuk usaha kuliner, batas yang masuk akal:
- Pesanan besar dan katering acara. Perlu negosiasi, jadwal, dan konfirmasi dapur.
- Permintaan khusus. Tanpa bawang, alergi tertentu, tingkat pedas di luar standar.
- Komplain. Pesanan kurang, salah kirim, atau makanan tidak sesuai. Ini wajib ditangani manusia.
- Perubahan pesanan yang sudah diproses.
Alur penyerahannya bisa disiapkan lebih dulu; caranya dibahas di artikel cara chatbot AI menyerahkan chat ke admin.
Foto menu yang membuat orang lapar
Karena hanya lima foto yang dikirim dalam satu balasan, kualitas foto menentukan hasilnya. Beberapa hal yang membantu tanpa perlu jasa fotografer:
- Satu menu satu foto. Foto kolase berisi sepuluh menu membingungkan pelanggan yang menanyakan satu item.
- Cahaya alami. Dekat jendela pada siang hari hampir selalu lebih baik daripada lampu dapur.
- Porsi asli. Foto yang jauh lebih besar dari porsi sebenarnya memancing komplain.
- Latar bersih. Meja kosong atau nampan polos sudah cukup.
- Perbarui saat resep berubah. Tampilan yang tidak cocok dengan yang datang merusak kepercayaan.
Format yang diterima adalah JPG, PNG, GIF, dan WebP, diunggah langsung dari ponsel atau komputer Anda.
Mulai dari menu yang paling laku
Tidak perlu memasukkan seluruh buku menu di hari pertama. Ambil sepuluh menu terlaris, isi datanya dengan benar termasuk kata kunci, lalu uji sendiri dari nomor lain dengan menulis seperti pelanggan menulis: singkat, disingkat, dan kadang salah eja. Kalau ada yang meleset, tambahkan sebutannya ke kata kunci. Panduan rinci untuk pengisiannya ada di cara menyusun katalog produk untuk chatbot AI.
Setelah sepekan berjalan, buka inbox dan hitung berapa pertanyaan menu yang sudah tidak perlu Anda jawab sendiri. Itu jam kerja yang kembali ke dapur.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Bagaimana cara menandai menu yang sudah habis?
Ubah status stok menu itu menjadi habis, jangan dihapus. Kartu menu akan menampilkan penanda stok habis sehingga pelanggan tahu, dan menu yang masih tersedia otomatis diprioritaskan saat pelanggan meminta daftar menu.
Apakah chatbot bisa menerima pesanan sekaligus?
Chatbot membantu bagian menjawab: mengirim foto menu, harga, dan menjelaskan isi paket. Pencatatan pesanan, pembayaran, dan pengantaran tetap mengikuti alur yang sudah dipakai restoran, dan chat dapat dioper ke admin kapan saja.
Bagaimana kalau pelanggan menyebut menu dengan singkatan?
Masukkan singkatan itu ke kolom kata kunci menu. Sebutan seperti kopsus untuk kopi susu atau nasgor untuk nasi goreng akan dikenali setelah didaftarkan, termasuk salah eja yang sering terjadi.
Berapa foto menu yang dikirim dalam satu balasan?
Maksimal lima foto per balasan. Batas ini menjaga chat pelanggan tetap nyaman dibaca, jadi urutkan menu andalan di posisi teratas katalog.