Fitur

Pengingat Tagihan WhatsApp Otomatis: Catat Sekali, Ingatkan Sampai Lunas

Untuk usaha yang punya tagihan berulang, seperti katering langganan, kos, les, atau grosir bertempo, menu Tagihan di Jalinara mencatat piutang Anda dan mengirim pengingat WhatsApp otomatis sampai pelanggan membayar.

Oleh Jalinara · 29 September 2026 · 7 menit baca
Jalinara FiturTagihan Tercatat, Pengingat Berjalan Sendiri

Sekali dicatat, pengingat WhatsApp berjalan otomatis sampai tagihan ditandai lunas.

Ringkasnya: Menu Tagihan di Jalinara mencatat piutang pelanggan dan mengirim pengingat WhatsApp otomatis sebelum serta saat jatuh tempo. Anda cukup mengatur jarak pengingat dan isi pesannya sekali, lalu menandai tagihan lunas begitu pembayaran masuk. Fitur ini bagian dari CRM dan tersedia mulai paket Bisnis.

Banyak usaha punya pelanggan yang membayar belakangan: warung yang menitipkan langganan katering, kos yang menagih tiap tanggal muda, tempat les yang menerima cicilan bulanan, atau toko grosir yang memberi tempo ke pelanggan tetap. Tagihan-tagihan ini biasanya dicatat di buku, spreadsheet, atau sekadar diingat, lalu diingatkan lewat WhatsApp satu per satu ketika mendekati jatuh tempo.

Jalinara punya menu Tagihan yang menjalankan pengingat tagihan WhatsApp otomatis untuk Anda. Anda mencatat tagihan satu kali, nama pelanggan, nomor WhatsApp, jumlah, dan tanggal jatuh tempo, lalu sistem yang mengirim pesan pengingat, sebelum dan saat jatuh tempo, sampai Anda menandainya lunas. Fitur ini bagian dari CRM dan tersedia mulai paket Bisnis.

Apa Itu Menu Tagihan di Jalinara

Menu ini baru muncul kalau paket Anda menyertakan CRM, yaitu mulai paket Bisnis. Kalau paket Anda di bawah itu, menu Tagihan akan terkunci sampai Anda naik paket.

Untuk setiap tagihan, Anda mengisi lima hal: nama pelanggan, nomor WhatsApp, jumlah dalam rupiah, tanggal jatuh tempo, dan keterangan opsional, misalnya “Langganan katering Juni” atau “Invoice nomor 123”. Setelah disimpan, tagihan itu masuk ke daftar dengan status Belum Bayar, dan akan berubah jadi Lunas atau Dibatalkan begitu Anda mengubahnya.

Di daftar yang sama, Anda juga bisa melihat berapa kali pengingat sudah terkirim untuk tiap tagihan dan kapan terakhir dikirim, jadi Anda tahu pelanggan mana yang sudah diingatkan dan mana yang belum.

Usaha yang Cocok Pakai Pengingat Tagihan WhatsApp Otomatis

Fitur ini paling terasa manfaatnya untuk usaha yang punya tagihan berulang atau tempo pembayaran, bukan transaksi tunai yang langsung lunas. Beberapa contohnya:

Cara Mencatat Tagihan Baru

Mencatat tagihan hanya perlu beberapa langkah, dan sekaligus jadi cara Anda kirim tagihan lewat WhatsApp tanpa mengetik pesan manual satu per satu:

  1. Buka menu Tagihan, lalu klik tombol Tambah Tagihan.
  2. Isi Nama Pelanggan dan Nomor WhatsApp tujuannya, format diawali 62 tanpa tanda plus atau spasi.
  3. Isi Jumlah tagihan dalam rupiah dan tanggal Jatuh Tempo.
  4. Tambahkan Keterangan bila perlu, misalnya nama produk atau periode langganan.
  5. Klik Tambah. Tagihan langsung tercatat dengan status Belum Bayar.

Anda bisa mengedit atau menghapus tagihan kapan saja, dan menandainya lunas cukup dengan satu klik dari daftar.

Mengatur Kapan dan Bagaimana Pengingat Dikirim

Pengaturan reminder jatuh tempo WhatsApp ini ada di tombol Reminder Otomatis pada halaman Tagihan. Ada tiga hal yang Anda atur:

PengaturanFungsinya
Aktifkan reminder otomatisSaklar utama. Kalau dimatikan, tidak ada pesan yang terkirim sama sekali.
Ingatkan (hari sebelum jatuh tempo)Angka 0–30. Contoh: isi 3 supaya pengingat terkirim 3 hari sebelum jatuh tempo.
Ingatkan lagi saat hari jatuh tempoSaklar tambahan. Kalau dinyalakan, ada pengingat kedua tepat di tanggal jatuh tempo.

Isi pesan pengingat Anda tentukan sendiri di kolom template, dan bisa memakai tiga penanda yang otomatis terisi: {nama} untuk nama pelanggan, {jumlah} untuk nominal dalam format rupiah, dan {tanggal} untuk tanggal jatuh tempo yang sudah dirapikan, misalnya “12 Oktober 2026”. Penanda {nama} juga bisa ditulis {name}, keduanya akan terisi sama. Bawaannya, template terisi kalimat: “Halo {nama} 🙏, ini pengingat tagihan {jumlah} yang jatuh tempo {tanggal}. Mohon segera diselesaikan ya. Terima kasih 🙏”, dan Anda bebas menggantinya dengan gaya bahasa usaha Anda sendiri.

Pengingat ini butuh perangkat WhatsApp yang sedang terhubung ke Jalinara. Pesan yang terkirim ikut menghitung kuota pesan bulanan Anda dan tercatat di Inbox, sama seperti pesan lain.

Anda tidak perlu memantau tanggal jatuh tempo satu per satu. Sistem secara berkala memeriksa semua tagihan berstatus Belum Bayar yang jatuh temponya dalam 31 hari ke depan, membandingkan sisa harinya dengan pengaturan Anda, dan mengirim pengingat begitu jaraknya cocok, baik itu jarak hari sebelum jatuh tempo yang Anda pilih, atau tepat di hari-H kalau opsi itu dinyalakan. Tagihan yang sudah bukan berstatus Belum Bayar, misalnya sudah ditandai Lunas atau Dibatalkan, otomatis dilewati dan tidak lagi diingatkan.

Contoh Kalimat Pengingat yang Sopan

Karena pesan ini terkirim otomatis tanpa Anda baca dulu satu per satu, penting untuk tahu cara menagih pelanggan dengan sopan lewat kalimat yang Anda pakai. Berikut contoh yang bisa Anda pakai atau ubah seperlunya:

“Halo {nama} 🙏, ini pengingat tagihan {jumlah} untuk langganan Anda, jatuh tempo {tanggal}. Kalau sudah dibayar, mohon abaikan pesan ini. Terima kasih 🙏”

“Selamat pagi {nama}, kami ingin mengingatkan tagihan {jumlah} yang akan jatuh tempo pada {tanggal}. Mohon disiapkan ya. Terima kasih atas kepercayaannya 🙏”

Tagihan yang paling sering terlambat dibayar biasanya bukan yang jumlahnya besar, tapi yang tidak ada yang mengingatkan.

Satu hal yang perlu Anda ketahui: template pesannya sama, dipakai baik untuk pengingat sebelum jatuh tempo maupun pengingat di hari-H. Sistem ini belum menyediakan teks berbeda untuk dua momen itu, jadi pilih kalimat yang tetap masuk akal dibaca kapan pun ia terkirim, seperti dua contoh di atas.

Kebiasaan Baik: Tandai Lunas Begitu Pelanggan Membayar

Pengingat berhenti otomatis begitu status tagihan Anda ubah jadi Lunas atau Dibatalkan, sistem hanya mengirim pengingat untuk tagihan berstatus Belum Bayar. Karena itu, kebiasaan yang paling penting adalah menandai tagihan lunas begitu pembayaran masuk, supaya pelanggan yang sudah membayar tidak ikut menerima pengingat berikutnya.

Kesalahan yang paling sering terjadi adalah lupa menandai tagihan lunas padahal pelanggan sudah membayar lewat transfer atau tunai langsung ke Anda. Akibatnya, pelanggan itu tetap menerima pengingat berikutnya meski sudah tidak berutang, dan itu bisa terasa canggung bagi mereka maupun Anda. Jadikan menandai lunas sebagai langkah terakhir setiap kali Anda menerima pembayaran, sama pentingnya dengan mencatat tagihan itu sendiri.

Kalau Anda memakai CRM WhatsApp Jalinara, Anda juga bisa mengatur automasi yang berjalan begitu tagihan ditandai lunas, misalnya mengirim ucapan terima kasih otomatis ke pelanggan. Ini mirip prinsipnya dengan notifikasi transaksi otomatis yang sudah dibahas sebelumnya.

Dashboard beranda menampilkan kartu “Tagihan menunggu” yang menghitung jumlah tagihan berstatus Belum Bayar, sehingga Anda tahu sekilas ada berapa piutang yang belum diselesaikan tanpa harus membuka menu Tagihan satu per satu. Kalau paket Anda mencakup Analitik, ada juga ringkasan “Tagihan Belum Bayar” dan “Tagihan Lunas” lengkap dengan total nilainya, jadi Anda bisa melihat perkembangan piutang dari waktu ke waktu, bukan hanya daftar satu per satu.

Batas yang Perlu Anda Tahu Sebelum Pakai

Supaya Anda tidak berharap lebih dari yang sebenarnya bisa dilakukan fitur ini, berikut batasnya:

Mengetahui batas ini sejak awal akan membantu Anda menentukan bagaimana pengingat ini paling pas dipakai di usaha Anda, tanpa berharap ia menggantikan seluruh proses penagihan.

Mencatat tagihan dan mengingatkannya satu per satu lewat WhatsApp memang bisa dilakukan manual. Bedanya, dengan menu Tagihan di Jalinara, Anda cukup mencatatnya sekali, lalu pengingat berjalan sendiri sampai pelanggan membayar. Kalau usaha Anda punya piutang rutin, katering langganan, kos, les, atau grosir bertempo, ini bagian yang layak dicoba begitu Anda naik ke paket Bisnis.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Fitur pengingat tagihan WhatsApp otomatis ini ada di paket apa?

Menu Tagihan bagian dari CRM dan tersedia mulai paket Bisnis. Paket di bawahnya belum menyertakan pencatatan tagihan dan pengingat otomatis ini.

Apakah pelanggan bisa membayar langsung lewat tautan atau QRIS di pesan pengingat ini?

Belum. Pesan pengingatnya berupa teks berisi jumlah dan tanggal jatuh tempo, bukan tautan pembayaran atau kode QRIS. Pelanggan tetap membayar dengan cara yang biasa Anda pakai, lalu Anda menandai tagihannya lunas.

Apakah pengingat ini bisa dikirim berkali-kali sampai pelanggan terganggu?

Tidak. Setiap tagihan hanya diingatkan sesuai jarak yang Anda atur, maksimal sekali per hari, dan berhenti otomatis begitu tagihan ditandai Lunas atau Dibatalkan.

Bisakah saya mengatur beberapa kali pengingat, misalnya H-7, H-3, dan H-1?

Untuk saat ini belum bisa. Anda hanya bisa memilih satu jarak hari sebelum jatuh tempo, ditambah pilihan pengingat kedua tepat di hari-H.

Apakah staf CS saya bisa melihat semua data tagihan pelanggan?

Hanya kalau Anda mengizinkannya. Sebagai pemilik akun, Anda bisa memberi atau mencabut akses staf ke menu Tagihan lewat pengaturan agen kapan saja.