Pengingat Tagihan WhatsApp Otomatis: Catat Sekali, Ingatkan Sampai Lunas
Untuk usaha yang punya tagihan berulang, seperti katering langganan, kos, les, atau grosir bertempo, menu Tagihan di Jalinara mencatat piutang Anda dan mengirim pengingat WhatsApp otomatis sampai pelanggan membayar.
Sekali dicatat, pengingat WhatsApp berjalan otomatis sampai tagihan ditandai lunas.
Banyak usaha punya pelanggan yang membayar belakangan: warung yang menitipkan langganan katering, kos yang menagih tiap tanggal muda, tempat les yang menerima cicilan bulanan, atau toko grosir yang memberi tempo ke pelanggan tetap. Tagihan-tagihan ini biasanya dicatat di buku, spreadsheet, atau sekadar diingat, lalu diingatkan lewat WhatsApp satu per satu ketika mendekati jatuh tempo.
Jalinara punya menu Tagihan yang menjalankan pengingat tagihan WhatsApp otomatis untuk Anda. Anda mencatat tagihan satu kali, nama pelanggan, nomor WhatsApp, jumlah, dan tanggal jatuh tempo, lalu sistem yang mengirim pesan pengingat, sebelum dan saat jatuh tempo, sampai Anda menandainya lunas. Fitur ini bagian dari CRM dan tersedia mulai paket Bisnis.
Apa Itu Menu Tagihan di Jalinara
Menu ini baru muncul kalau paket Anda menyertakan CRM, yaitu mulai paket Bisnis. Kalau paket Anda di bawah itu, menu Tagihan akan terkunci sampai Anda naik paket.
Untuk setiap tagihan, Anda mengisi lima hal: nama pelanggan, nomor WhatsApp, jumlah dalam rupiah, tanggal jatuh tempo, dan keterangan opsional, misalnya “Langganan katering Juni” atau “Invoice nomor 123”. Setelah disimpan, tagihan itu masuk ke daftar dengan status Belum Bayar, dan akan berubah jadi Lunas atau Dibatalkan begitu Anda mengubahnya.
Di daftar yang sama, Anda juga bisa melihat berapa kali pengingat sudah terkirim untuk tiap tagihan dan kapan terakhir dikirim, jadi Anda tahu pelanggan mana yang sudah diingatkan dan mana yang belum.
Usaha yang Cocok Pakai Pengingat Tagihan WhatsApp Otomatis
Fitur ini paling terasa manfaatnya untuk usaha yang punya tagihan berulang atau tempo pembayaran, bukan transaksi tunai yang langsung lunas. Beberapa contohnya:
- Katering langganan yang menagih mingguan atau bulanan ke pelanggan tetap. Dengan pengingat otomatis, Anda tidak perlu mengingat sendiri kapan giliran menagih tiap pelanggan. Baca juga WhatsApp untuk usaha katering.
- Kos-kosan atau kontrakan yang menagih sewa tiap tanggal tertentu. Tanggal sewa yang berbeda-beda untuk tiap penghuni jadi lebih mudah diingatkan tanpa Anda catat manual di kalender. Lihat juga WhatsApp untuk bisnis kos.
- Tempat les atau bimbingan belajar dengan tagihan bulanan per murid. Setiap tagihan bulanan yang Anda catat diingatkan otomatis dengan kalimat yang sama, jadi Anda tidak perlu mengetik ulang pesan satu per satu ke tiap wali murid.
- Grosir atau distributor yang memberi tempo pembayaran ke pelanggan tetap. Ini membantu menjaga arus kas usaha, karena pelanggan diingatkan sebelum tanggal tempo lewat, bukan sesudahnya.
- Jasa berlangganan, seperti desain, konsultasi, atau perawatan rutin, yang ditagih tiap periode. Catat tagihan tiap periode begitu faktur Anda terbit, lalu pengingatnya berjalan sendiri.
Cara Mencatat Tagihan Baru
Mencatat tagihan hanya perlu beberapa langkah, dan sekaligus jadi cara Anda kirim tagihan lewat WhatsApp tanpa mengetik pesan manual satu per satu:
- Buka menu Tagihan, lalu klik tombol Tambah Tagihan.
- Isi Nama Pelanggan dan Nomor WhatsApp tujuannya, format diawali 62 tanpa tanda plus atau spasi.
- Isi Jumlah tagihan dalam rupiah dan tanggal Jatuh Tempo.
- Tambahkan Keterangan bila perlu, misalnya nama produk atau periode langganan.
- Klik Tambah. Tagihan langsung tercatat dengan status Belum Bayar.
Anda bisa mengedit atau menghapus tagihan kapan saja, dan menandainya lunas cukup dengan satu klik dari daftar.
Mengatur Kapan dan Bagaimana Pengingat Dikirim
Pengaturan reminder jatuh tempo WhatsApp ini ada di tombol Reminder Otomatis pada halaman Tagihan. Ada tiga hal yang Anda atur:
| Pengaturan | Fungsinya |
|---|---|
| Aktifkan reminder otomatis | Saklar utama. Kalau dimatikan, tidak ada pesan yang terkirim sama sekali. |
| Ingatkan (hari sebelum jatuh tempo) | Angka 0–30. Contoh: isi 3 supaya pengingat terkirim 3 hari sebelum jatuh tempo. |
| Ingatkan lagi saat hari jatuh tempo | Saklar tambahan. Kalau dinyalakan, ada pengingat kedua tepat di tanggal jatuh tempo. |
Isi pesan pengingat Anda tentukan sendiri di kolom template, dan bisa memakai tiga penanda yang otomatis terisi: {nama} untuk nama pelanggan, {jumlah} untuk nominal dalam format rupiah, dan {tanggal} untuk tanggal jatuh tempo yang sudah dirapikan, misalnya “12 Oktober 2026”. Penanda {nama} juga bisa ditulis {name}, keduanya akan terisi sama. Bawaannya, template terisi kalimat: “Halo {nama} 🙏, ini pengingat tagihan {jumlah} yang jatuh tempo {tanggal}. Mohon segera diselesaikan ya. Terima kasih 🙏”, dan Anda bebas menggantinya dengan gaya bahasa usaha Anda sendiri.
Pengingat ini butuh perangkat WhatsApp yang sedang terhubung ke Jalinara. Pesan yang terkirim ikut menghitung kuota pesan bulanan Anda dan tercatat di Inbox, sama seperti pesan lain.
Anda tidak perlu memantau tanggal jatuh tempo satu per satu. Sistem secara berkala memeriksa semua tagihan berstatus Belum Bayar yang jatuh temponya dalam 31 hari ke depan, membandingkan sisa harinya dengan pengaturan Anda, dan mengirim pengingat begitu jaraknya cocok, baik itu jarak hari sebelum jatuh tempo yang Anda pilih, atau tepat di hari-H kalau opsi itu dinyalakan. Tagihan yang sudah bukan berstatus Belum Bayar, misalnya sudah ditandai Lunas atau Dibatalkan, otomatis dilewati dan tidak lagi diingatkan.
Contoh Kalimat Pengingat yang Sopan
Karena pesan ini terkirim otomatis tanpa Anda baca dulu satu per satu, penting untuk tahu cara menagih pelanggan dengan sopan lewat kalimat yang Anda pakai. Berikut contoh yang bisa Anda pakai atau ubah seperlunya:
“Halo {nama} 🙏, ini pengingat tagihan {jumlah} untuk langganan Anda, jatuh tempo {tanggal}. Kalau sudah dibayar, mohon abaikan pesan ini. Terima kasih 🙏”
“Selamat pagi {nama}, kami ingin mengingatkan tagihan {jumlah} yang akan jatuh tempo pada {tanggal}. Mohon disiapkan ya. Terima kasih atas kepercayaannya 🙏”
Tagihan yang paling sering terlambat dibayar biasanya bukan yang jumlahnya besar, tapi yang tidak ada yang mengingatkan.
Satu hal yang perlu Anda ketahui: template pesannya sama, dipakai baik untuk pengingat sebelum jatuh tempo maupun pengingat di hari-H. Sistem ini belum menyediakan teks berbeda untuk dua momen itu, jadi pilih kalimat yang tetap masuk akal dibaca kapan pun ia terkirim, seperti dua contoh di atas.
Kebiasaan Baik: Tandai Lunas Begitu Pelanggan Membayar
Pengingat berhenti otomatis begitu status tagihan Anda ubah jadi Lunas atau Dibatalkan, sistem hanya mengirim pengingat untuk tagihan berstatus Belum Bayar. Karena itu, kebiasaan yang paling penting adalah menandai tagihan lunas begitu pembayaran masuk, supaya pelanggan yang sudah membayar tidak ikut menerima pengingat berikutnya.
Kesalahan yang paling sering terjadi adalah lupa menandai tagihan lunas padahal pelanggan sudah membayar lewat transfer atau tunai langsung ke Anda. Akibatnya, pelanggan itu tetap menerima pengingat berikutnya meski sudah tidak berutang, dan itu bisa terasa canggung bagi mereka maupun Anda. Jadikan menandai lunas sebagai langkah terakhir setiap kali Anda menerima pembayaran, sama pentingnya dengan mencatat tagihan itu sendiri.
Kalau Anda memakai CRM WhatsApp Jalinara, Anda juga bisa mengatur automasi yang berjalan begitu tagihan ditandai lunas, misalnya mengirim ucapan terima kasih otomatis ke pelanggan. Ini mirip prinsipnya dengan notifikasi transaksi otomatis yang sudah dibahas sebelumnya.
Dashboard beranda menampilkan kartu “Tagihan menunggu” yang menghitung jumlah tagihan berstatus Belum Bayar, sehingga Anda tahu sekilas ada berapa piutang yang belum diselesaikan tanpa harus membuka menu Tagihan satu per satu. Kalau paket Anda mencakup Analitik, ada juga ringkasan “Tagihan Belum Bayar” dan “Tagihan Lunas” lengkap dengan total nilainya, jadi Anda bisa melihat perkembangan piutang dari waktu ke waktu, bukan hanya daftar satu per satu.
Batas yang Perlu Anda Tahu Sebelum Pakai
Supaya Anda tidak berharap lebih dari yang sebenarnya bisa dilakukan fitur ini, berikut batasnya:
- Anda hanya bisa mengatur satu jarak pengingat sebelum jatuh tempo, misalnya H-3, ditambah pilihan pengingat kedua di hari-H. Pengingat bertingkat seperti H-7, H-3, dan H-1 sekaligus belum bisa diatur.
- Pesan ini berupa teks WhatsApp biasa berisi jumlah dan tanggal jatuh tempo, bukan tautan pembayaran atau kode QRIS. Pelanggan tetap membayar dengan cara yang biasa Anda pakai, lalu Anda yang menandai tagihannya lunas.
- Satu tagihan berlaku untuk satu tanggal jatuh tempo. Tagihan yang berulang tiap bulan perlu dicatat lagi sebagai tagihan baru untuk periode berikutnya.
- Setiap tagihan hanya diingatkan maksimal sekali per hari, jadi pelanggan tidak akan menerima pesan yang sama berulang kali dalam sehari.
- Pengingat mengikuti jeda pengiriman otomatis Jalinara, jadi tidak selalu terkirim persis di detik yang sama. Ini menjaga keamanan nomor WhatsApp Anda, meski tidak ada platform yang bisa menjamin nomor 100% aman dari pemblokiran.
- Kalau Anda punya staf CS, Anda sebagai pemilik akun bisa memberi atau mencabut akses mereka ke menu Tagihan lewat pengaturan agen, jadi tidak semua staf otomatis bisa melihat data tagihan pelanggan.
Mengetahui batas ini sejak awal akan membantu Anda menentukan bagaimana pengingat ini paling pas dipakai di usaha Anda, tanpa berharap ia menggantikan seluruh proses penagihan.
Mencatat tagihan dan mengingatkannya satu per satu lewat WhatsApp memang bisa dilakukan manual. Bedanya, dengan menu Tagihan di Jalinara, Anda cukup mencatatnya sekali, lalu pengingat berjalan sendiri sampai pelanggan membayar. Kalau usaha Anda punya piutang rutin, katering langganan, kos, les, atau grosir bertempo, ini bagian yang layak dicoba begitu Anda naik ke paket Bisnis.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Fitur pengingat tagihan WhatsApp otomatis ini ada di paket apa?
Menu Tagihan bagian dari CRM dan tersedia mulai paket Bisnis. Paket di bawahnya belum menyertakan pencatatan tagihan dan pengingat otomatis ini.
Apakah pelanggan bisa membayar langsung lewat tautan atau QRIS di pesan pengingat ini?
Belum. Pesan pengingatnya berupa teks berisi jumlah dan tanggal jatuh tempo, bukan tautan pembayaran atau kode QRIS. Pelanggan tetap membayar dengan cara yang biasa Anda pakai, lalu Anda menandai tagihannya lunas.
Apakah pengingat ini bisa dikirim berkali-kali sampai pelanggan terganggu?
Tidak. Setiap tagihan hanya diingatkan sesuai jarak yang Anda atur, maksimal sekali per hari, dan berhenti otomatis begitu tagihan ditandai Lunas atau Dibatalkan.
Bisakah saya mengatur beberapa kali pengingat, misalnya H-7, H-3, dan H-1?
Untuk saat ini belum bisa. Anda hanya bisa memilih satu jarak hari sebelum jatuh tempo, ditambah pilihan pengingat kedua tepat di hari-H.
Apakah staf CS saya bisa melihat semua data tagihan pelanggan?
Hanya kalau Anda mengizinkannya. Sebagai pemilik akun, Anda bisa memberi atau mencabut akses staf ke menu Tagihan lewat pengaturan agen kapan saja.