Status WhatsApp Otomatis: Jadwalkan Promosi dari Dashboard Jalinara
Status WhatsApp bisa jadi etalase promosi Anda, dipasang otomatis dari dashboard Jalinara, sekarang atau dijadwalkan lebih dulu.
Satu kali atur di dashboard, Status tayang tepat waktu tanpa Anda buka HP.
Pelanggan Anda sudah menyimpan nomor WhatsApp usaha Anda, tapi tidak semua kabar perlu masuk ke chat mereka. Info tutup lebih awal, produk baru datang, atau promo akhir bulan, sering lebih pas dipasang sebagai Status daripada dikirim sebagai pesan yang mereka rasa harus dibalas.
Selama ini Anda mungkin memasang Status itu manual dari HP, satu per satu, dan kadang lupa karena sedang melayani pelanggan lain. Menu Status WA di dashboard Jalinara memindahkan pekerjaan itu: siapkan gambar atau tulisan sekali, pilih siapa yang menerima, lalu pasang sekarang atau jadwalkan status WhatsApp otomatis untuk tayang di jam yang Anda tentukan. Artikel ini membahas cara memakainya, kapan Status lebih cocok daripada broadcast, dan batas jujur yang perlu Anda tahu sebelum memakainya.
Apa itu Status WA otomatis di Jalinara?
Status WA otomatis adalah menu di dashboard Jalinara untuk memasang Status WhatsApp dari nomor bisnis Anda tanpa membuka HP satu per satu. Fitur ini tersedia mulai paket Tim.
Ada dua bentuk isi yang bisa dipasang: gambar dengan tulisan (unggah JPG atau PNG langsung ke Jalinara, bukan tautan dari situs lain), atau tulisan saja dengan warna latar yang Anda pilih dari enam pilihan yang tersedia: biru tua, merah bata, hijau tua, ungu, merah, dan abu gelap. Tulisannya dibatasi sekitar 700 karakter, cukup untuk satu pesan promosi yang jelas.
Fitur ini hanya berlaku untuk nomor yang tersambung ke Jalinara lewat scan QR seperti WhatsApp Web, bukan nomor resmi WhatsApp Business Cloud API. Yang bisa memasangnya juga hanya pemilik akun; agen CS di tim Anda tidak diberi akses ke menu ini, sama seperti Blast.
Kapan Status lebih pas daripada broadcast?
Broadcast dan Status sama-sama untuk mengabari banyak orang, tapi tempatnya beda. Pesan broadcast langsung masuk ke daftar chat pelanggan, jadi terasa seperti pesan pribadi yang perlu dibaca dan mungkin dibalas. Status tampil di tab terpisah, orang yang penasaran yang membukanya sendiri, kapan pun mereka sempat.
Kalau kabarnya umum dan tidak butuh balasan cepat, Status lebih pas. Kalau isinya memang perlu sampai ke chat pribadi, broadcast lebih tepat. Untuk mengatur jeda pengiriman broadcast supaya nomor tidak dibatasi WhatsApp, baca panduan broadcast WhatsApp tanpa diblokir dan aturan jeda aman kirim pesan massal.
| Situasi | Lebih pas pakai |
|---|---|
| Promo umum untuk semua pelanggan (diskon, jam buka berubah, produk baru) | Status WA |
| Info yang harus benar-benar dibaca satu per satu, misalnya konfirmasi pesanan | Broadcast atau pesan langsung |
| Follow-up ke calon pembeli yang sudah pernah chat | Broadcast atau automasi |
| Konten yang ingin dilihat berulang tanpa menambah isi chat | Status WA |
Kalau Anda butuh contoh susunan kalimat untuk broadcast, kumpulan template pesan broadcast WhatsApp bisa jadi pembanding: isi mana yang lebih pas dikirim langsung ke chat, dan mana yang cukup dipasang sebagai Status.
Siapa yang benar-benar melihat Status Anda?
Ini bagian yang perlu Anda tahu dari awal. Seperti Status WhatsApp pada umumnya, Status yang Anda pasang lewat Jalinara umumnya hanya tampil bagi kontak yang sudah menyimpan nomor usaha Anda di HP mereka. Nomor yang belum menyimpan Anda kemungkinan besar tidak melihatnya sama sekali.
Soal siapa yang menerima, Anda punya dua pilihan. Pilihan bawaan adalah semua kontak yang ada di HP nomor bisnis Anda. WhatsApp sendiri yang mengirim daftar itu ke Jalinara setelah nomor tersambung, jadi Anda tidak perlu mengetik ulang satu per satu. Pilihan lain adalah kontak dari Buku Kontak Jalinara, bisa semuanya atau hanya yang Anda beri tag tertentu.
Daftar kontak HP itu terisi otomatis dari WhatsApp begitu nomor Anda tersambung ke Jalinara. Anda juga bisa menekan tombol “Segarkan daftar kontak HP” di halaman Status WA kalau ingin memperbaruinya, misalnya setelah menambah banyak kontak baru di HP. Untuk nomor yang baru saja discan, daftar itu bisa kosong sebentar sampai WhatsApp selesai mengirimkannya; tunggu beberapa menit lalu cek lagi.
Setelah Status tayang, tombol “Dilihat” menunjukkan siapa yang tercatat menontonnya, tapi angka itu bukan angka pasti. Yang tercatat hanya penonton yang menyalakan centang biru di HP mereka, sama seperti tanda dibaca di chat biasa, dan hanya selama nomor Anda tersambung ke Jalinara saat mereka membuka. Kalau seseorang mematikan centang birunya, Jalinara tidak akan tahu dia sudah melihat, walau sebenarnya sudah.
Status itu lebih mirip etalase daripada surat. Orang yang sudah mengenal usaha Anda dan lewat di depannya akan melihat sendiri, tanpa Anda perlu mengetuk pintu satu per satu.
Yang juga perlu Anda jaga adalah nomor bisnis itu sendiri. Memasang Status dari luar HP ke banyak kontak sekaligus tetap bisa membuat WhatsApp membatasi nomor Anda. Tidak ada cara yang bisa menjamin nomor 100% aman dari pembatasan itu, jadi pasang secukupnya untuk kontak yang memang mengenal usaha Anda, terutama kalau nomornya masih baru. Kalau nomor Anda baru saja dihubungkan, baca dulu cara menghangatkan nomor WhatsApp baru sebelum memasang Status dalam jumlah banyak.
Cara memasang Status WA dari dashboard Jalinara
Langkahnya sama saja, mau memasang sekarang atau menjadwalkan status WA untuk nanti:
- Buka menu Status WA di dashboard. Fitur ini mulai paket Tim; kalau belum termasuk paket Anda, dashboard akan menawarkan upgrade.
- Klik Buat Status, lalu pilih nomor WhatsApp yang akan memasangnya kalau usaha Anda punya lebih dari satu nomor.
- Pilih jenis Status: gambar dengan tulisan, atau tulisan saja dengan warna latar.
- Tulis isi pesannya. Kalau memilih gambar, unggah dulu foto atau desain promosi Anda dalam format JPG atau PNG.
- Pilih penerimanya: semua kontak di HP nomor ini, atau kontak Buku Kontak Jalinara, semua atau yang bertag tertentu.
- Pilih waktu tayang: Sekarang, atau jadwalkan tanggal dan jamnya untuk beberapa hari ke depan.
- Klik tombol pasang untuk menyimpan. Kalau dijadwalkan, Status akan muncul di daftar dengan keterangan “Terjadwal” sampai waktunya tiba, dan Jalinara yang memasangnya tepat waktu.
Kalau Status yang sama persis, isi dan penerima yang sama, sudah Anda buat untuk jam yang sama, Jalinara akan menolaknya. Ini bukan pembatasan jumlah Status, hanya penjaga supaya tombol yang tertekan dua kali, misalnya karena sinyal HP sempat putus, tidak membuat Status yang sama tayang dua kali.
Contoh isi Status yang enak dibaca
Orang hanya melihat sekilas saat menggeser tab Status, jadi satu Status sebaiknya membawa satu pesan saja. Beberapa contoh yang bisa Anda sesuaikan dengan usaha Anda sendiri:
- “Promo hari ini: beli 2 gratis 1 untuk semua rasa, sampai jam 8 malam. Chat kami untuk pesan.”
- “Bahan baru sudah datang. Warna dan motif terbarunya bisa dilihat di sini, tanya stoknya lewat chat ini.”
- “Besok kami tutup lebih awal untuk acara internal. Buka seperti biasa lagi lusa. Terima kasih sudah menunggu.”
Tiga contoh itu tidak menjejalkan banyak promo sekaligus, langsung menyebut tindakan yang Anda inginkan (chat, tanya, datang lagi), dan tidak berjanji berlebihan. Untuk lebih banyak contoh kalimat promosi, kumpulan kata-kata promosi jualan WhatsApp ini bisa jadi bahan tambahan.
Mengubah, membatalkan, atau menarik Status yang sudah dijadwalkan
Rencana bisa berubah, dan Jalinara mengakomodasinya selama Status itu belum tayang. Selama statusnya masih “Terjadwal”, Anda bisa mengubah tulisan dan jam tayangnya lewat tombol “Ubah”. Gambar, penerima, nomor pengirim, dan jenis Status tidak bisa diganti di sana; kalau itu yang ingin diubah, batalkan dulu lalu buat Status baru.
Kalau berubah pikiran sepenuhnya, tombol “Batalkan” menghentikan jadwal itu sebelum tayang. Kalau Status-nya sudah terlanjur tayang dan ada yang salah, tombol “Tarik” bisa dipakai sekali, selama masih dalam 24 jam sejak Status itu terkirim. Menarik Status tidak menjamin hilang seketika di semua HP: orang yang sudah sempat membukanya mungkin masih melihat, dan di sebagian HP Status itu bisa tetap terlihat sampai 24 jam Status itu sendiri habis.
Kalau usaha Anda punya lebih dari satu nomor WhatsApp, misalnya nomor untuk cabang berbeda, Status yang sudah dijadwalkan di satu nomor bisa disalin ke nomor lain dengan isi dan jam tayang yang sama, tanpa mengetik ulang dari awal.
Kesalahan yang bikin Status kurang maksimal
- Mengira semua pelanggan pasti melihatnya. Hanya kontak yang menyimpan nomor Anda yang biasanya bisa melihat Status Anda, jadi Status bukan pengganti broadcast untuk kabar yang harus sampai ke semua orang.
- Memasang gambar dari tautan luar. Jalinara hanya menerima gambar JPG atau PNG yang diunggah langsung, bukan tautan dari situs atau media sosial lain.
- Menjejalkan beberapa promo dalam satu Status. Satu pesan lebih mudah ditangkap daripada tiga penawaran sekaligus dalam satu gambar.
- Memasang ke ratusan kontak sekaligus dari nomor yang baru dihubungkan. Nomor baru lebih rentan dibatasi WhatsApp; kenalkan dulu nomornya secara bertahap sebelum memasang Status ke banyak kontak.
Kalau paket Anda saat ini belum termasuk Status WA, menu ini tersedia mulai paket Tim, bandingkan dulu di daftar harga Jalinara. Kalau sudah termasuk, cara paling sederhana untuk memulai adalah menyiapkan satu gambar atau tulisan promosi yang biasa Anda pasang manual, lalu pindahkan ke menu Status WA dan jadwalkan untuk beberapa hari ke depan sekaligus.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Status WA di Jalinara bisa dipasang dari nomor apa saja?
Hanya dari nomor WhatsApp yang tersambung ke Jalinara lewat scan QR seperti WhatsApp Web, bukan nomor resmi WhatsApp Business Cloud API. Nomor itu tetap perlu online seperti biasa; Jalinara yang memasang Status-nya sesuai jadwal yang Anda atur.
Siapa saja yang bisa melihat Status yang saya pasang lewat Jalinara?
Sama seperti Status WhatsApp pada umumnya, biasanya hanya kontak yang sudah menyimpan nomor Anda di HP mereka yang bisa melihatnya. Anda bisa memilih penerimanya sendiri: semua kontak di HP nomor bisnis Anda, atau kontak tertentu di Buku Kontak Jalinara berdasarkan tag.
Apakah saya bisa tahu pasti siapa yang sudah melihat Status saya?
Tombol Dilihat menunjukkan penonton yang tercatat, tapi hanya yang menyalakan centang biru di HP mereka dan selama nomor Anda tersambung ke Jalinara. Jumlah yang benar-benar melihat bisa lebih banyak daripada angka yang tercatat.
Bisa mengubah isi Status yang sudah dijadwalkan?
Bisa, selama Status itu masih berstatus Terjadwal, Anda bisa mengubah tulisan dan jam tayangnya lewat menu Status WA. Untuk mengganti gambar, penerima, atau nomor pengirim, Status itu perlu dibatalkan dulu lalu dibuat baru.
Apa bedanya Status WA dengan broadcast di Jalinara?
Broadcast masuk langsung ke chat pribadi tiap kontak, sedangkan Status muncul di tab Status WhatsApp dan orangnya sendiri yang membuka kapan sempat. Status lebih cocok untuk promosi umum, broadcast lebih pas untuk info yang memang perlu sampai ke chat pribadi.