WhatsApp Gateway White Label: Dashboard dengan Merek Sendiri untuk Tim CS Anda
Untuk agensi pemasaran dan usaha besar yang mengelola CS lewat tim sendiri: begini cara memasang logo, nama, dan warna dashboard Anda sendiri di Jalinara, lengkap dengan batasnya yang jujur.
Logo, nama, dan warna usaha Anda sendiri, bukan Jalinara, yang dilihat tim CS setiap hari.
Kalau usaha Anda mengelola layanan pelanggan WhatsApp lewat tim sendiri — agensi yang menangani chat untuk beberapa klien, atau usaha besar dengan beberapa agen CS — ada satu hal kecil yang mengganggu rasa memiliki: setiap kali staf membuka dashboard atau halaman masuk, yang tampil adalah nama dan logo Jalinara, bukan nama usaha Anda. Padahal tim itu bekerja mewakili Anda, bukan mewakili penyedia aplikasi di baliknya.
WhatsApp gateway white label di Jalinara menjawab hal itu. Lewat menu “Brand Saya”, Anda memasang logo, nama usaha, warna, dan kontak bantuan sendiri, lalu tim CS Anda melihat merek itu — bukan Jalinara — setiap kali mereka bekerja. Artikel ini menjelaskan persis apa yang berubah, siapa yang melihatnya, apa yang tetap sama, dan cara menyiapkannya.
Apa itu WhatsApp gateway white label di Jalinara
“Brand Saya” bukan aplikasi baru yang terpisah. Itu lapisan tampilan di atas WhatsApp gateway yang sudah Anda pakai sehari-hari, supaya dashboard WhatsApp dengan merek sendiri itulah yang dilihat tim Anda, bukan merek Jalinara. Begitu diaktifkan, nama brand yang Anda isi menggantikan tulisan “Jalinara” di bilah atas dashboard, logo Anda menggantikan lambang bawaan, dan warna tombol serta aksen mengikuti palet yang Anda tentukan sendiri. Fitur ini khusus untuk paket Prioritas seharga Rp599.000/bulan; paket-paket di bawahnya belum memiliki menu ini.
White label untuk agensi dan tim CS: kenapa ini penting
Paket Prioritas dirancang untuk usaha dengan tim yang lebih besar: hingga 12 nomor WhatsApp, 300.000 pesan per bulan, dan 20 agen CS dalam satu akun. Untuk agensi yang memegang beberapa nomor klien sekaligus, atau usaha besar yang membagi CS ke banyak staf, jumlah sebanyak itu biasanya berarti banyak orang bekerja di dashboard yang sama setiap hari. Kalau yang mereka lihat adalah nama dan warna usaha Anda sendiri, bukan nama aplikasi pihak ketiga, alat kerja itu terasa seperti bagian dari sistem Anda sendiri.
Perlu digarisbawahi sejak awal: ini bukan cara menjual ulang akun Jalinara sebagai akun-akun terpisah untuk tiap klien, dan bukan cara membuatkan akun customer baru untuk klien Anda. Yang berubah murni tampilan dashboard dan halaman masuk yang dilihat tim atau agen CS di bawah akun Anda sendiri.
Contoh penerapan
Bayangkan sebuah agensi pemasaran yang menangani chat WhatsApp untuk beberapa klien sekaligus, dengan tim CS yang bekerja bergantian menangani nomor-nomor itu. Tanpa merek sendiri, setiap kali staf baru bergabung dan membuka tautan masuk, yang pertama mereka lihat adalah logo dan nama Jalinara — padahal mereka direkrut dan diberi pengarahan oleh agensi itu, bukan oleh Jalinara. Setelah “Brand Saya” diisi, logo dan nama agensi itulah yang tampil di halaman masuk dan di dashboard mereka sehari-hari, sehingga proses pengenalan staf baru terasa konsisten dengan identitas agensi, bukan aplikasi pihak ketiga yang mereka pakai.
Pola yang sama berlaku untuk usaha besar dengan CS internal: staf tetap tahu mereka bekerja di sistem milik usaha tempat mereka bekerja, meski di baliknya tetap Jalinara yang menjalankan pengiriman dan penerimaan pesannya.
Kalau agensi Anda menangani WhatsApp lebih dari satu klien tapi belum yakin paket mana yang pas, mulailah dari kebutuhan tim: jumlah nomor yang dipegang, jumlah agen yang aktif bersamaan, dan apakah kontrol tampilan seperti ini memang dibutuhkan sekarang atau bisa menyusul.
Siapa yang melihat merek Anda — dan siapa yang tidak
Yang melihat tampilan bermerek adalah Anda sendiri sebagai pemilik akun, dan tim CS atau agen yang Anda beri akses. Mereka melihatnya di dua tempat: di dashboard setelah masuk, dan di halaman masuk khusus staf saat login memakai tautan yang Anda bagikan.
Nomor HP/WA dan email bantuan yang Anda isi juga ikut bermerek, tapi arahnya ke dalam: kontak itu tampil di menu “Butuh bantuan?” milik tim CS Anda, bukan dibuka ke halaman masuk staf yang bisa diakses siapa saja. Jadi nomor pribadi Anda tidak ikut terpampang di halaman publik.
Pelanggan Anda sama sekali tidak melihat perubahan ini. Mereka hanya menerima pesan WhatsApp dari nomor Anda seperti biasa — tidak ada nomor baru, tidak ada tampilan aplikasi yang mereka buka. Kalau usaha Anda punya tim customer service sendiri, merek inilah yang membuat alat kerja harian mereka terasa milik usaha Anda.
Yang bisa Anda isi di menu “Brand Saya”
Ada empat bagian yang bisa disesuaikan:
| Bagian | Yang diisi |
|---|---|
| Nama & tagline | Nama usaha (wajib, maksimal 60 karakter) dan tagline singkat (maksimal 120 karakter) |
| Logo | Alamat gambar yang diawali https://. Kalau dikosongkan, huruf pertama nama usaha Anda dipakai sebagai ikon |
| Warna | Tiga warna: warna utama untuk dasar dashboard, warna aksen untuk tombol utama, dan warna sorotan untuk aksen kedua |
| Kontak bantuan | Nomor HP/WA dan email bantuan untuk tim CS Anda sendiri |
Setiap perubahan warna dan logo langsung terlihat di pratinjau sebelum disimpan, jadi Anda bisa mencoba beberapa kombinasi dulu sebelum menerapkannya.
Yang perlu disiapkan sebelum mulai
Supaya proses pengisian tidak bolak-balik, siapkan dulu tiga hal ini:
- Alamat gambar logo yang sudah diunggah ke internet dan diawali https:// (bukan berkas di komputer Anda).
- Kode warna hex untuk warna utama, aksen, dan sorotan — bisa diambil dari logo atau panduan merek usaha Anda kalau sudah ada.
- Nomor HP/WA dan email bantuan yang memang dipakai tim CS Anda, bukan nomor pribadi yang jarang dicek.
Cara menyiapkan dashboard bermerek Anda
- Buka menu “Brand Saya” dari dashboard akun Prioritas Anda.
- Isi nama usaha, tagline, dan alamat logo dalam format gambar yang diawali https://.
- Atur tiga warna sesuai identitas usaha Anda sambil melihat pratinjaunya.
- Isi nomor HP/WA dan email bantuan untuk tim CS Anda, lalu simpan.
- Buka menu “Tim CS”, pilih atau tambahkan agen, lalu salin tautan masuk staf — tautan ini otomatis membawa merek yang baru Anda simpan.
- Bagikan tautan itu ke staf lewat WhatsApp. Kirim kata sandinya secara terpisah, jangan digabung dengan tautan.
Yang tidak berubah meski white-label aktif
Beberapa hal sengaja tetap sama, dan penting diketahui sebelum mengaktifkan:
- Pesan yang dikirim ke pelanggan tetap berasal dari nomor WhatsApp Anda sendiri.
- Invoice/tagihan tetap atas nama Jalinara — pemilik akun Prioritas tidak menjadi “penjual” bagi dirinya sendiri. Pesan ke pelanggan di paket Prioritas tidak diberi tanda apa pun.
- Alamat dashboard tetap app.jalinara.id. Belum ada opsi memakai domain sendiri.
- Nama “Jalinara” dicadangkan; Anda tidak bisa memakai nama itu, atau tulisan yang mirip, sebagai nama brand sendiri, supaya halaman masuk staf tidak bisa disalahartikan sebagai Jalinara asli.
Tim CS Anda tidak perlu tahu aplikasi apa yang berjalan di belakang layar — yang mereka lihat setiap hari cukup nama dan warna usaha Anda sendiri.
Kalau langganan berakhir atau paket turun
Hak memakai merek sendiri diperiksa ulang setiap kali dashboard dibuka, bukan hanya sekali saat pertama diaktifkan. Kalau masa langganan Prioritas berakhir, atau Anda turun ke paket di bawahnya, tampilan otomatis kembali ke Jalinara — tapi nama, logo, dan warna yang sudah Anda simpan tidak ikut terhapus. Begitu paket Prioritas aktif kembali, mereknya tampil lagi tanpa perlu diisi ulang dari awal.
Masa coba (trial) tidak membuka fitur ini, sekalipun tampilan trial meminjam sebagian fitur Prioritas untuk dicoba. Kalau Anda ingin kembali ke tampilan bawaan tanpa menunggu langganan berakhir, ada tombol “Kembalikan ke tampilan bawaan” di menu yang sama. Bedanya dengan langganan yang berakhir: tombol ini menghapus nama, logo, warna, dan kontak bantuan yang tersimpan, jadi Anda perlu mengisinya lagi kalau ingin memakai merek sendiri nanti.
Selama masa kembali ke tampilan bawaan itu, tim CS Anda tetap bisa bekerja seperti biasa — chat, kontak, dan riwayat tidak terpengaruh sama sekali. Yang berubah murni tampilan logo dan warna yang mereka lihat, bukan data di dalamnya.
Kesalahan yang sering bikin merek tidak tampil sempurna
Beberapa hal kecil ini yang paling sering membuat tampilan bermerek tidak muncul seperti yang diharapkan:
- Alamat logo tidak diawali https:// — sistem menolaknya, dan huruf pertama nama usaha Anda tampil sebagai ikon.
- Belum menyimpan nama brand — tautan masuk staf bermerek belum muncul sampai nama brand disimpan lebih dulu.
- Mengira tampilan chat pelanggan ikut berubah, padahal yang berubah hanya dashboard dan halaman masuk staf, bukan tampilan WhatsApp di sisi pelanggan.
- Menunggu bisa memakai domain sendiri, padahal sampai saat ini alamatnya tetap app.jalinara.id.
Kalau tim CS Anda sudah lebih dari satu agen dan Anda ingin identitas usaha yang konsisten di alat kerja mereka sehari-hari, menu “Brand Saya” tersedia di paket Prioritas. Mulai dari mengisi nama dan logo, mengatur warna, lalu membagikan tautan masuk staf yang sudah bermerek ke tim Anda — biasanya selesai dalam sekali duduk. Kalau Anda masih membandingkan pilihan WhatsApp gateway sebelum sampai ke soal merek sendiri, atau ingin melengkapi dengan API key AI sendiri (BYOK) dan mengelola banyak agen CS dalam satu nomor, semuanya ada di paket yang sama.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah pelanggan saya tahu bahwa ini bukan aplikasi Jalinara?
Pelanggan Anda tidak melihat tampilan dashboard sama sekali — mereka hanya menerima pesan WhatsApp dari nomor Anda seperti biasa. Yang berubah adalah tampilan dashboard dan halaman masuk yang dilihat tim CS Anda sendiri.
Bisakah saya memakai domain sendiri, bukan app.jalinara.id?
Belum bisa. Alamat dashboard tetap app.jalinara.id; yang bisa Anda ganti adalah logo, nama, warna, dan kontak bantuan yang tampil di dalamnya.
Kalau langganan Prioritas saya berakhir, apakah pengaturan merek hilang?
Tidak hilang. Tampilan sementara kembali ke Jalinara, tapi nama, logo, dan warna yang sudah Anda simpan tetap tersimpan dan tampil lagi otomatis begitu paket Prioritas aktif kembali.
Apakah invoice dan tagihan juga memakai merek saya?
Tidak. Invoice tetap atas nama Jalinara, karena yang berubah hanya tampilan dashboard dan halaman masuk untuk tim CS Anda. Pesan ke pelanggan di paket Prioritas tidak diberi tanda apa pun.
Apakah fitur ini bisa dicoba dulu di masa trial?
Tidak bisa. White-label hanya aktif untuk pelanggan yang benar-benar berlangganan paket Prioritas, bukan untuk akun yang sedang masa coba.